Tampilkan postingan dengan label Politeknik LP3I Bandung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politeknik LP3I Bandung. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Desember 2016

Tren Konten Public Relation di Era Digital


Tren Public Relation di Era Digital, tren masa kini berbeda dengan zaman dulu. Era digital telah merubah dunia sekaligus mindset manusia dalam berkomunikasi. Wajar jika Thomas L. Friedman mengatakan jika the world is flat.
Perubahan ini berdampak pada lini komunikasi yang dilakukan oleh perusahaan, salah satunya adalah dunia Public Relations. Situs Mix.com mengutif pernyataan John Hall, CEO of Influence & Co merilis apa yang dipublikasikan oleh Forbes.com tentang perubahan ini, yaitu:

    1.      Siaran Pers Tidak Menggigit Lagi.

Siaran pers standar dengan format standar tidak lagi menggigit pada tahun 2016. Artinya jika perusahaan tidak memiliki inovasi maka siaran pers akan sia-sia, dari pada mencoba untuk mendapatkan liputan media melalui siaran pers yang dinilai tidak efektif, para profesional PR dan pemasar mencari cara baru dan berbeda.
Salah satu inovasi yang kini sedang trend adalah siaran pers dibagikan tidak hanya kepada wartawan namun juga para personal publisher atau blogger. Kemampuan dari mereka berada di atas rata-rata sebagian yang lain, bahkan magnitude-nya bisa viral tersebar melebihi media mainstream. Oleh karena itu suatu kewajaran jika dunia blogger benar-benar hidup. Di Jakarta, setiap blogger bahkan seperti halnya profesional yang setiap waktunya memiliki job dari perusahaan.

    2.      Gagasan Pemimpin Perusahaan akan Menjadi Prioritas

Pemimpin perusahaan memegang peranan penting dalam tren pemasaran baru di tahun 2016. Pemimpin perusahaan menjadi rujukan dan kerangka besar untuk taktik PR terkait dan kampanye brand atau perusahaan. Oleh karena itu, peran CEO sangat menentukan maju mundurnya perusahaan. Tidak sedikit perusahaan rela membayar seorang CEO dengan gaji yang sangat mahal demi mendapatkan gagasan-gagasannya.

    3.      Konten yang mengandung Amplifikasi akan Lebih Dibutuhkan.

Hari ini, konten yang baik dan viral tidak selalu dihasilkan oleh seorang pesohor atau media mainstream juga oleh personal yang tidak dikenal sama sekali. Justeru mereka menjadi pemasok konten bagi media mainstream yang terbatas SDMnya. Ini sudah dibuktikan oleh mereka yang memiliki kreatifitas di era digital ini. Oleh karena itu, personal yang kreatif ini seringkali menjadi mitra perusahaan, dari kecil sampai perusahaan nasional.

    4.      Brand Advocates yang Bicara Negatif dapat Dicegah dengan Konten

Pada konteks ini, sebuah brand bukan hanya bisa secara viral menjadi sangat populer namun juga sebaliknya, dalam waktu sekejap bisa jatuh karena konsumen yang menjalin relasi dengan perusahaan atau produk memiliki pengalaman tidak menyenangkan. Pengalaman ini dapat tersebar secara di media sosial secara berantai. Namun pengalaman buruk ini bisa diantisipasi dengan banyaknya konten positif yang membicarkan produk atau perusahaan tersebut. Oleh karena itu, di era digital salah satu pekerjaan baru yang tercipta adalah pekerjaan menceritakan produk atau perusahaan. Biasanya mereka disebut sebagai buzzer dan sejenisnya.

    5.      Manajemen Reputasi Online Makin Diperlukan

Populernya relasi dalam jaringan dan kehidupan yang ada di dalamnya menjadikan hampir semua transaksi dapat dilakukan pada media ini. Termasuk transaksi diri dalam bentuk pencitraan. Jutaan konten yang hilir mudik dari personal atau lembaga lama dan baru terus memenuhi ruang. Sehingga siapapun harus jeli dalam menyaring informasi tersebut. Para pencari informasi dalam dunia daring harus benar-benar melakukan kroscek agar informasinya tidak menjerumuskan.
Hal serupa juga harus dilakukan oleh brand, banyaknya para pencari informasi dan pewarta personal, perusahaan harus selektif agar konten yang diciptakannya tidak jatuh pada orang yang salah.

    6.      Influencer Sejati Tidak Selalu Memiliki Banyak Pengikut

Menurut pandangan saya bukan hanya soal pengikut, tapi juga soal jenis postingan. Memang betul seorang influencer tidak harus memiliki pengikut banyak karena sifatnya yang ekslusif, bisa jadi pengikut tersebut adalah pengikut yang benar-benar fanatik dan tahu betul kapasitas seseorang tersebut. Begitu juga tidak setiap isu dari berbagai aspek harus dipostingnya. Satu isu tapi konsisten justeru akan lebih berdampak kuat pada jaringannya.

    7.      Menggunaan Promosi Berbayar

Salah satu pengalaman yang saya dapatkan saat berinteraksi dengan pelaku UKM adalah promosi berbayar. Promosi berbayar tertarget memiliki peluang dua kali lipat agar produk yang diceritakannya mendapat respon positif dari market.
Dari fenomena temlen di media sosial juga tidak sedikit teman-teman yang cukup telaten dalam menceritakan produk klien. Ini menjadi pekerjaan baru tanpa harus terikat dengan perusahaan. Ini tentu diluar promosi secara terlembaga.


Selain itu, di era digital khususnya dalam komunikasi dan public relations. Salah satu nya ada terobosan dalam komunikasi public yaitu :
a.      Strategi Komunikasi

Strategi komunikasi merupakan paduan dari perencanan komunikasi dan manajemen komunikas untuk mencapai satu tujuan (Effendy,2003:301). Pada hakikatnya strategi komunikasi adalah perencanaan (planning) dan manajemen (management) untuk mencapai salah satu tujuan. Strategi komunikasi harus didukung oleh teori karena m,erupakan pengetahuan berdasarkan pengalaman yang sudah di uji kebenarannya. Harold D. Lasswell menyatakan, cara yang terbaik untuk menerangkan kegiatan atau acara komunikasi adalah menjawab pertanyaan “Who Says What Which  Channel To Whom With What Effect?”

b.      Media Relation

Mengelola relasi yang baik dengan media menjadi sangat penting untuk menunjang kegiatan PR. Bahkan dibanyak organisasi, ukuran keberhasilan kegiatan PR seringkali didasarkan pada jumlah pemberitaan yang disiarkan media massa. (Iriantara, 2005:80)


Menarik menyimak pernyataan mantan PRO Universitas Winconsin-River Fall, Barbara Averill (1997), “media relations hanyalah salah satu bagian dari public relations, namun ini bisa menjadi perangkat yang sangat penting dan efisien. Begitu kita bisa menyusun pesan yang bukan saja diterima tetapi juga dipandang penting oleh media lokal, maka kita sudah membuat langkah besar menuju keberhasilan program”. (Iriantara, 2005:28)

Media relations adalah aktivitas komunikasi public relations/humas untuk menjalin pengertian dan hubungan baik dengan media massa dalam rangka pencapaian publikasi organisasi yang maksimal serta berimbang. (Wardhani, 2008:9)

c.       Publikasi

Publikasi adalah sebuah istilah teknis dalam konteks hukum dan utama dalam hukum hak cipta. Seorang penulis umumnya adalah pemilik awal dari suatu hak cipta bagi pekerjaannya. Suatu hak cipta diberikan bagi penulis atas karyanya, di mana hal itu merupakan hak ekslusif yang diberikan untuk mempublikasikan hasil karyanya

Mempublikasikan adalah membuat konten yang diperuntukkan bagi publik atau umum. Sementara penggunaan yang lebih spesifik dapat bervariasi dimasing-masing negara, biasanya diterapkan untuk teks, gambar, atau konten audio visual lainnya di media apapun, termasuk kertas (seperti surat kabar, majalah, katalog, dll) atau bentuk penerbitan elektronik seperti situs, buku elektronik, CD, dan MP3. Kata publikasi berarti tindakan penerbitan, dan juga mengacu pada setiap salinan. https://id.wikipedia.org/wiki/Publikasi




d.      Keterlibatan Publik

Partisipasi masyarakat atau partisipasi publik dalam proses pembentukan peraturan perundang-undangan, diatur pada Bab X Pasal 53 Undang-undang Nomor 10 tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Peraturan Perundang-undangan, yang menyatakan “masyarakat berhak memberikan masukan secara lisan atau tertulis dalam rangka penetapan maupun pembahasan rancangan undang-undang maupun rancangan peraturan daerah”. Penjelasan Pasal 53 itu menjelaskan bahwa “hak masyarakat dalam ketentuan ini dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat/Dewan Perwakilan Rakyat Daerah”.

Secara lebih jelas mengenai partisipasi publik dalam pembentukan peraturan daerah terdapat dalam Pasal 139 ayat (1) Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004, yang menyatakan “masyarakat berhak memberikan masukan secara lisan atau tertulis, dalam rangka penyiapan atau pembahasan rancangan Perda”, Penjelasan Pasal 139 (1) tersebut menjelaskan bahwa “hak masyarakat dalam ketentuan ini dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Tata Tertib DPRD”. Dari bunyi Pasal 53 Undang-undang Nomor 10 Tahun 2004 dan Pasal l39 ayat (1) Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004, serta Penjelasannya dapat diketahui bahwa Pertama, Masyarakat berhak memberikan masukan dalam rangka penyiapan atau pembahasan rancangan Perda. Kedua, Masukan masyarakat tersebut dapat dilakukan secara lisan atau tertulis. Ketiga, Hak masyarakat tersebut dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Tata Tertib DPRD.


 
Internet di Era digital merupakan kebutuhan sehari-hari, mulai dari anak dibawah umur hingga dewasa. Dalam berkomunikasi internet merupakan aplikasi untuk mempermudah akses sosialisasi. Hasil survey infografis pengguna internet di tahun 2016 khususnya Negara Indonesia melonjak sangat pesat dengan hasil yang sebelumya. Statiskik pengguna internet Indonesia 132,7 juta orang dari total populasi penduduk Indonesia 256,2 juta orang, namun populasi tertinggi pengguna internet indonesia itu di pulau Jawa dengan persentase 65 % (86,3 Juta orang) dari 256,2 juta orang. Persentase pengguna internet di pulau Jawa wanita 47,5 % dan pria 52,5 %.
Statiskit pengguna internet Indonesia berdasarkan usia yang tertinggi yaitu usia 25 – 29 tahun dengan jumlah populasi 24 juta orang menurut persentase 80 %. Sebelumnya usia 35 – `39 tahun sekitar jumlah populasi 24 juta orang menurut persentase 63 %. Hingga pengguna anak-anak pun ada mulai dari usia 10 – 15 tahun sekitar jumlah populasi 768 ribu orang menurut persentase 100%.


Seperti itulah Statistik pengguna internet Indonesia, jadilah manusia yang pintar dalam menggunakan internet jangan sampai tergantung oleh internet dan jangan jadikan internet sebagai tuhan. Kuasai dengan bijak dan gunakanlah sesuai porsi kebutuhan.

Jumat, 25 November 2016

Mahasiswa Komunikasi Campaign Citra ( Citarum River Ambition )

Hallo sobat Bang Dian kali ini mau tulis artikel tentang campaign tugas Cyber Public Relations.

Yang akan bahas adalah citra, ada yang tau citra apa? Bukan nama orang lho? Citra itu adalah Citarum River Ambition yang didukung penuh oleh Mahasiswa Politeknik LP3I Bandung Program Studi Hubungan Masyarakat.

Karena dengan adanya campaign ini peduli dengan sungai citarum yang  menjadi kotor. Untuk menyadarkan khususnya masyarakat kota bandung untuk tidak membuang sampah ke sungai.

Selain itu juga dengan adanya Citarum River Ambition untuk mengupas informasi tentang sungai citarum. Peduli terhadap sungai juga anak cucu dimasa mendatang.


Citarum River Ambition merupakan salah satu campaign dari mahasiswa program studi hubungan masyakarat angkatan 2015. 

Jumat, 11 November 2016

Ilustrasi Pelantikan Wali Kota Baru Yang Dilakukan Mahasiswa

Hallo kawan-kawan Bang Dian yang selalu sehat dan tidak patah hati . Kali ini mimin mau berbagi informasi tentang program studi Hubungan Masyarakat di kampus Politeknik LP3I Bandung. 

Bandung – Mahasiswa Program Studi Hubungan Masyarakat angkatan 2015 melakukan ilustrasi praktik pelantikan wali kota, mata kuliah MC & Protokoler.  Politeknik LP3I Bandung dengan tagline tepat dan cepat kerja ini, berbeda dengan universitas maupun kampus lain. Dengan berbasis vokasi kebanyakan mahasiswa itu belajar praktikum atau praktek langsung tidak hanya dicekok sama teori.

Tujuan adanya mahasiswa program studi hubungan masyarakat melakukan ilustrasi pelantikan wali kota ini untuk mengetahui seperti  apa para pejabat tinggi melaksanakan pelantikan wali kota baru. Selain itu ke-protocol dalam pemeritahan itu seperti apa?


Mimin mau ngasih nih galeri acara ilustrasi selama pelantikan wali kota baru.

(Gambar 1 : menyanyikan lagu Indonesia Raya)

(Gambar 2 : Sambutan dari Sekertariat DPRD)

(Gambar 3 : Pengucapan Sumpah Jabatan)

(Gambar 4 : Sambutan Gubernur) 


(Gambar 5 : Pembawa Acara)


(Gambar 6 : Gubernur dan Ajudan)

(Gambar 7 : Menyanyikan Lagu Bagimu Negeri)

(Gambar 8 : Poto bersama)

Nah seperti inilah gambaran nya, ini yang dilakukan oleh Program Study Hubungan Masyarakat Tahun 2015. Semoga bermanfaat dan terimakasih 




Jumat, 28 Oktober 2016

Mahasiswa Berprestasi dalam Seni Musik


Muhammad Irfan R.

Bandung – Berprestasi adalah salah satu kebanggan tersendiri, menjadi pemenang itu tidaklah mudah butuh proses dan perjuangan. Orang banyak mengatakan menang kalah sudah biasa. Namun saya di sini akan membuat tulisan mahasiswa berprestasi.

Muhammad Irfan R adalah narasumber mahasiswa Politeknik LP3I Bandung program studi administrasi bisnis yang berprestasi.  Irfan merupakan mahasiswa berprestasi yang berkecimpung dunia musik.  Awal mengenal musik pada sekolah menengah pertama, dan sampai sekarang menginjak dibangku kuliahnya.

Awal penampilan yang biasanya di event-event ­kampus, dan pernah juga menampilkan perkusi di undang oleh musisi Indonesia yaitu Iwan Fals acara ulang tahun NET. Yang ke-2.

Yang baru-baru ini dapat kesempatan mengisi acara Pekan Olahraga Nasional Jawa Barat, itu terdiri dari 500 peserta  yang mengikuti Pekan Olahraga Nasional seluruh Indonesia. Dan acaranya juga lebih meriah yang berlokasi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
(***082119645099 – BD)

Rabu, 12 Oktober 2016

Ikuti Gelar Karya, Mahasiswa Politeknik LP3I Goyang

BANDUNG – Perwakilan Mahasiswa Politeknik LP3I Bandung memeriahkan acara HUT Kota Bandung ke 206, terhitung 100 Peserta Mahasiswa Politeknik LP3I Bandung mengikuti acara ini. Dinas Pendidikan Kota Bandung bersama Himpunan Penyelenggaraan Pelatihan dan Kursus Indonesia (HIPKI Kota Bandung,  mengadakan kegiatan Gelar Karya, yang akan berlangsung pada Sabtu(08/09) dari mulai pukul 08.00 WIB hingga 20.00 WIB

Ketua Panitia Gelar Karya, Agung Fatwa mengatakan ada banyak kegiatan yang akan ditampilkan oleh sekitar 50 Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) yang ada di Kota Bandung. Kegiatan itu dihadiri oleh Mahasiswa Politeknik LP3I Bandung dari berbagai prodi  Administrasi Bisnis, Manajemen Informatika, Akuntansi dan Hubungan Masyarakat. (***082119645099 - Bang Dian)


Jumat, 07 Oktober 2016

Mahasiswa Public Relation Kunjungi Gedung Gubernur Jawa Barat

Bandung-7 Oktober 2016. Kamis (30/9) Program Studi Hubungan Masyarakat Politeknik LP3I Bandung telah mengunjungi Kantor Gubernur Jawa Barat. Sebelumnya Perwakilan Mahasiswa dari Prodi Hubungan Masyarakat ini mengunjungi Kantor DPRD Kota Bandung bertemu dengan Bapak Heri (Sekertariat Dewan) menayakan tentang Protokoler dan MC.

Setelah dari Gedung DPRD Perwakilan dari Mahasiswa Program Studi Hubungan Masyarakat ini menuju ke Lokasi Gedung Sate. Tiba di tempat Citra Maulina dan teman-teman menuju ke Kantor, Namun suasana di lokasi tersebut ramai sekali. Ternyata di Kantor Gedung  Jawa Barat telah melaksanakan Musyawarah Daerah.

Pukul 12.00 WIB Dewan Perwakilan dari setiap daerah berpulangan. Kami pun menunggu dan beristirahat sejenak. Setelah suasana tersebut sepi Perwakilan Mahasiswa Program Studi Hubungan Masyarakat Politeknik LP3I Bandung menuju ke Front Office. Setelah itu menuju ke Ruangan Protokol  & MC di antar security.

Di dalam Ruang Protokol kami bertemu dengan Ibu Evi Bagian Protokol Officer nya langsung. Citra Maulina meluncurkan beberapa pertanyaan tentang Protokol & MC. Satu persatu persoalan diwajab oleh Bu Evi. Kami pun puas dengan jawaban-jawaban lalu keluar dari Ruangan tersebut. Setelah itu kami kembali ke Kampus Politeknik LP3I Bandung dan menceritakan tentang protocol ke dosen Bapak Soni Sanjaya.(***Bang Dian - 082119645099)

Kamis, 29 September 2016

Himasi Makrab di Villa

Bandung – Sabtu, 12 Maret 2016. Himpunan Mahasiswa Komunikasi Politeknik LP3I Bandung serta UKM dan BEM telah mengikuti makrab ( Malam Keakraban). Yang berlokasi di Villa Ciater Highland Resort, Subang. Dari beberapa angkatan Himpunan Mahasiswa Komunikasi hadir di acara Makrab tersebut. Mulai dari angkatan 2013 sampai 2015. Di acara Makrab ( Malam Keakraban ) ini ada beberapa kegiatan yang dilakukan yaitu belajar public speaking, sharing experience, dan Games lainnya. Selain itu suasana di Subang juga sangat sejuk dan pemandangannya indah.

Villa Ciater Highland merupakan tempat yang sangat sering digunakan untuk kegiatan Makrab ( Malam Keakraban) Himasi setiap tahunnya. Acara makrab ini di Panitiakan oleh Himpunan Mahasiswa Komunikasi Angkatan 2014 sedangkan Himpunan Mahasiswa Komunikasi Angkatan 2015 menjadi Mahasiswa Baru untuk mengenal lebih dekat tentang lingkungan anak komunikasi. Himpunan Mahasiswa Komunikasi Angkatan 2014 diketuai oleh Muhammad Fajar Shiddiq.


Pengalaman yang saya ikuti makrab himasi pada saat di Villa Ciater Highland Resort sangat berkesan sekali. Mulai pengenalan dari senior Himasi setiap perangkatannya itu jadi lebih tahu.***